Pandangan Seorang Praktisi Sekaligus Akademisi Tentang Penerimaan CPNS Tahun 2018

INDONESIASATU.CO.ID:

MAKASSAR-Pandangan Syamsul Darmawan,yang seorang praktisi sekaligus akademisi tentang penerimaan CPNS tahun 2018.

Syamsul Darmawan mengatakan,"mendengarkan akhir akhir ini animo masyarakat banyak membicarakan tentang penerimaan CPNS.Terkhusus sarjana sarjana muda yang antusias ikut andil didalamnya, yang dimana tahun ini pemerintah membuka lowongan untuk bergabung menjadi bagian aparatur negara sipil (ASN)",ucapnya.

Syamsul juga menambahkan,"ada 4 juta akun telah terkonfirmasi mendaftar, hingga 2 juta lebih akun yang aktif dan mengikuti seleksi berkas sesuai data (nasional.kompas,com), dan sampai saat ini kembali banyak kabar yang beredar bahwasanya Tes potensi akademik sangat berbeda dengan tahun kemarin yang dimana tingkat kesulitan sangat susah dan sangat sangat susah".

"Membenarkan kesukaran soal tersebut dari beberapa PESERTA yang saya konfirmasi kepada pelamar dan memang katanya dari beberapa buku dan referensi dipelajarinya tetap saja hasilnya nihil dan tahun inilah tahun keduanya gagal bergabung di ASN, bahkan kesukaran melewati Passing Grade yang sudah ditetapkan pemerintah boleh dikata hanya teka-teki Tuhan (takdir) yang mampu melewatinya. 
Membenarkan hal tersebut beberapa opini bermunculan dan angkat bicara di media media cetak lainnya".

"Sampai ada yang mengatakan CALON PRESIDENpun ketika diberi SOAL CPNS tahun ini akan mengalami kesukaran, sehingga dari penjelasan singkat diatas sungguh sangat disayangkan jikalau rasio kouta tersedia tak seimbang (kurang) dengan jumlah pelamar yang lulus yang akan menjadikan KOUTA CPNS 2018 MUBASIR, di lain sisi saya beranggapan dan  membahasakan kalau untuk penerimaan CPNS tahun ini berupaya menjarin calon ASN yang Profesional walaupun menggeneralkan kualitas HASIL TES 1 hari.Ataukah menjarin pelamar yang salah KLIK pada saat tes berlansung".

"Dari argumen diatas semoga NEGARA mampu berkontribusi dengan mengurangi sarjana sarjana pengangguran yang ada",tutup Syamsul Darmawan kepada Journalist,(11/11/2018).(Herman)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita